Di musim ini, jika langit Dompu cerah, bulan akan terlihat jelas di langit biru. Entah pagi hari atau sore hari. Tapi di sore harilah, saat mata hari telah condong ke barat dan langit di timur berubah warnanya menjadi biru bercampur ungu muda, bulan akan terlihat bersinar lembut di langit yang masih terang. Itulah yang menyemangati kami mendaki ke puncak Teka Sire.
Pendakian dimulai. Samar di kejauhan, terlihat kota Dompu, seolah mengucapkan selamat jalan.

Puncak Teka Sire cukup melelahkan untuk didaki. Karang gunung dengan semak-semak rapat terdapat hampir di setiap jalur yang memungkinkan pendakian, membuat beberapa kali kami harus memanjat sedikit, jalan lagi, kemudian memanjat lagi.

Akhirnya kami sampai di puncaknya. Bahagia, Boe bersujud syukur dengan khidmat…

Sekarang, yang tersisa adalah menunggu waktu dimana Bulan mulai bisa terlihat dari puncaknya.
Saya menghabiskan waktu dengan mencoba memotret Macaca Fascicularis. Satwa tersebut memang banyak tinggal di pepohonan yang tumbuh di lereng-lereng berbatu Teka Sire.

Panning shot dengan kamera poket memang agak sulit, apalagi sangat jarang hewan tersebut turun ke darat dari pepohonan. saya beruntung bisa mendapatkan satu foto yang cukup memuaskan.
Selain itu, banyak pula ditemukan keluarga Tephritidae. Hewan ini memang banyak terdapat di daerah yang ditumbuhi buah-buahan liar seperti di puncak ini.

Setelah cukup lama menunggu bulan yang tak kunjung terlihat, saya mulai takut kehabisan waktu sehingga kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke puncak terakhir. Sore itu, ditengah perjalanan turun dan kecewa, mendadak awan tersibak dan bulanpun muncul dibalik pepohonan! Dengan kamera poket plus pengaturannya yang masih salah dan takut bulan mulai hilang lagi, Boe mengarahkan kamera keatas dan membidik seadanya.

Segera kami mempercepat langkah menuju daerah dimana langit terlihat lebih luas. Bulan masih terlihat dan waktu memungkinkan untuk menyesuaikan pengaturan kamera untuk menembak bulan, dan demikianlah gambar utama di kepala situs ini diambil.
Puncak terakhir, tunggu kami!


